About

Hetalia Mochi - Sechelles

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 31 Januari 2018

Gangguan Pneumonia pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya Untuk Mencegah atau Menanggulanginya




Pneumonia


Related image

Ini adalah sebuah gangguan pada sistem pernapasan yang juga disebut sebagai paru-paru basah. Radang terjadi di jaringan salah satu atau kedua paru. Biasanya infeksilah yang menyebabkan kondisi ini. Pembengkakan dan penumpukan cairan terjadi di saluran pernapasan bagian kantong-kantong udara kecil pada ujung saluran pernapasan.
Faktor Pemicu
Pneumonia memang bisa terjadi akibat serangan berbagai virus dan bakteri, namun yang menjadi penyebab utama adalah streptococcus pneumoniae. Bakteri tersebut merupakan bakteri yang juga menyebabkan meningitis.
Gejala
  • Sulit bernapas.
  • Mengalami demam.
  • Batuk-batuk
Pengobatan
Antibiotik lagi-lagi menjadi obat yang dokter akan resepkan sebagai solusi. Banyak minum dan banyak istirahat juga akan mempercepat proses kesembuhan.
Pencegahan
  • Menjalankan pola hidup benar dan sehat.
  • Tak merokok.
  • Vaksin PCV.
  • Vaksin influenza.
  • Menjaga kebersihan.

Gangguan Faringitis pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya Untuk Mencegah atau Menanggulanginya






Faringitis


Related image

Kondisi medis satu ini adalah peradangan yang menyerang bagian faring; faring sendiri terletak di belakang tenggorokan kita. Pada umumnya, gangguan pada sistem pernafasan ini terjadi pada faring akan membuat kita merasa sakit saat menelan. Kondisi ini biasanya kita anggap dan sebut sebagai sakit tenggorokan.

Faktor Pemicu
  • Infeksi bakteri, seperti jenis klamidia, gonore, streptococcus serta corynebacterium.
  • Adanya kondisi sakit lambung.
  • Paparan polusi dan asap rokok.
  • Adanya tumor yang tumbuh di bagian pita suara, tenggorokan, atau lidah.
Gejala Akibat Bakteri
  • Pembengkakan pada amandel.
  • Demam tinggi. 
Gejala Akibat Virus
  • Pembesaran kelenjar yang ada di bagian leher.
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Nyeri bagian otot.
  • Sakit dibuat menelan/sakit tenggorokan.
  • Hidung mengeluarkan ingus.
  • Batuk
Pengobatan
Obat untuk faringitis secara medis biasanya adalah Penisilin G. Sesudah benar-benar dipastikan bahwa kita mengidap faringitis, obat tersebut akan diberikan. Dalam waktu 4-36 jam, obat akan bekerja dengan baik. Sedangkan untuk menurunkan panas demam dan rasa sakit, aspirin dan parasetamol dapat menjadi obatnya.
Pencegahan
  • Menghindari asap rokok maupun debu serta polusi.
  • Banyak istirahat.
  • Minum banyak air putih.

Gangguan Tonsilitis pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya Untuk Mencegah atau Menanggulanginya




Radang Amandel


Image result for Gangguan Tonsilitis pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya Untuk Mencegah atau Menanggulanginya

Nama lain dari keadaan ini adalah tonsilitis di mana dialami di bagian amandel maupun tonsil. Anak-anaklah yang kerap menjadi penderita tonsilitis ini.
Faktor Pemicu
  • Virus yang memicu demam kelenjar.
  • Virus yang memicu diare.
  • Virus yang memicu pilek.
  • Virus yang memicu flu.
  • Virus yang memicu penyakit tangan, kaki dan mulut.
  • Virus yang memicu campak.
  • Virus yang memicu radang pita suara.
Gejala
  • Mudah lelah.
  • Batuk
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Nyeri pada bagian telinga.
  • Sakit ketika dibuat menelan.
  • Mual
  • Napas bau.
  • Timbul bintik-bintik bernanah di bagian amandel.
  • Kelenjar getah bening membengkak.
  • Suara berubah atau justru menghilang.
  • Demam
  • Sakit perut.
Pengobatan
Obat yang pada umumnya diberikan adalah jenis obat pereda nyeri, seperti misalnya aspirin, parasetamol atau ibuprofen. Tapi kalau misalnya setelah didiagnosis hasilnya adalah tonsilitis yang diakibatkan bakteri, maka antibiotiklah yang diberikan oleh dokter. Operasi semacam ablasi dingin, diatermi, USG, sinar laser dan operasi standar juga merupakan jenis operasi tonsilektomi yang akan diberikan sebagai solusi. Operasi adalah jalan yang perlu ditempuh bila antibiotik sudah tak mempan.

Gangguan Flu/Influenza pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya Untuk Mencegah atau Menanggulanginya


Flu atau Influenza

Related image









Jenis penyakit ringan ini pasti pernah dialami siapapun. Kondisi ini termasuk dalam gangguan pernapasan karena saluran pernapasanlah yang terserang oleh infeksi virus.
Faktor Pemicu
Virus adalah pemicu utama dari flu dan proses penyebarannya pun terbilang cepat dan mudah. Lewat udara ketika pengidap flu batuk atau bersih bisa menulari yang lainnya.
Gejala
  • Tenggorokan sakit.
  • Selera makan hilang.
  • Pegal
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Kadang disertai demam.
Pengobatan
Ibuprofen maupun parasetamol akan bekerja secara efektif untuk mengurangi rasa pegal sekaligus menurunkan demam. Selain itu, penderita dapat mengobati dengan makan buah serta sayur, serta minum banyak air putih supaya cairan tubuh tak hilang.
Pencegahan
  • Menjaga kadar cairan tubuh.
  • Berolahraga
  • Cukup istirahat.
  • Memenuhi asupan gizi seimbang.
  • Menjaga kebersihan diri.
  • Menghindari penderita flu.

Volume Pernapasan

Volume Udara Pernapasan Paru - Paru


Volume udara pernapasan dapat diukur menggunakan respirometer. Secara garis besar, volume udara pernapasan dapat dibedakan menjadi enam sebagai berikut.

a. Volume tidal (tidal volume)


yaitu volume udara pernapasan(inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 500 cc (cm3) atau 500 mL.

b. Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume) atau udara komplementer


yaitu volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.

c. Volume cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume) atau udara suplementer


yaitu volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.

d. Volume sisa/residu (residual volume)


yaitu volume udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) maksimal, yang besarnya lebih kurang 1.000 cc (cm3) atau 1.000 mL.

e. Kapasitas vital (vital capacity)


yaitu volume udara yang dapat dikeluarkan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi semaksimal mungkin juga, yang besarnya lebih kurang 3.500 cc (cm3) atau 3.500 mL. Jadi, kapasitas vital adalah jumlah dari volume tidal + volume cadangan inspirasi + volume cadangan ekspirasi.

f. Volume total paru-paru (total lung volume)


yaitu volume udara yang dapat ditampung paru-paru semaksimal mungkin, yang besarnya lebih kurang 4.500 cc (cm3) atau4.500 mL. Jadi, volume total paru-paru adalah jumlah dari volume sisa + kapasitas vital.

Secara ringkas, volume udara pernapasan pada manusia dapat dijelaskan melalui grafik pada Gambar 7.7 di bawah ini.



Dapat diketahui bahwa volume udara pernapasan setiap orang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena setiap orang memiliki volume paru-paru yang berbeda-beda juga. Volume paru-paru selain dipengaruhi oleh faktor genetik, juga dipengaruhi oleh latihan. Para atlet, perenang, dan orang yang berlatih yoga memiliki volume paru-paru yang lebih besar. Demikian pula orang yang tinggal di dataran tinggi di mana kadar oksigennya rendah cenderung memiliki volume paru-paru yang lebih besar. Laki-laki pada umumnya memiliki volume paru-paru lebih besar dari wanita.

Dalam keadaan biasa, manusia mengisap dan mengeluarkan udara pernapasan kurang lebih 500 cc. Bila setengah liter ini telah diembuskan, maka dengan mengerutkan otot perut kuat-kuat, masih dapat mengembuskan satu setengah liter udara cadangan di dalam paru-paru.

Sebaliknya, sesudah menghirup udara setengah liter, kita masih dapat menghirup kuat-kuat satu setengah liter udara lagi. Jadi, jumlah udara yang terdapat dalam sistem pernapasan yaitu antara setengah dan tiga setengah liter. Jumlah udara pernapasan sekian itu dapat dimanfaatkan secara teratur oleh para olahragawan yang terlatih.

Meskipun ada 500 cc udara yang dapat kita hirup dalam keadaan biasa, tetapi hanya 350 cc yang dapat sampai di gelembung paru paru, sedangkan yang 150 cc lainnya hanya sampai di saluran pernapasan saja.

FREKUENSI PERNAPASAN

FREKUENSI PERNAFASAN

Frekuensi pernapasan adalah intensitas memasukkan atau mengeluarkan udara per menit, dari dalam ke luar tubuh atau dari luar ke dalam tubuh. Pada umumnya intensitas pernapasan pada manusia berkisar antara 16 - 18 kali.

Lihat gambar Udara Pernafasa


Faktor yang mempengaruhi kecepatan frekuensi pernapasan adalah:
  1. Usia
  2. Jenis Kelamin
  3. Suhu Tubuh
  4. Posisi Tubuh
  5. Aktivitas

Usia

  • Balita memiliki frekuensi pernapasan lebih cepat dibandingkan manula. Semakin bertambah usia, intensitas pernapasan akan semakin menurun



Jenis kelamin.
  • Laki-laki memiliki frekuensi pernapasan lebih cepat dibandingkan perempuan



Suhu tubuh

  • Semakin tinggi suhu tubuh (demam) maka frekuensi pernapasan akan semakin cepat. di Lingkungan yang panas tubuh mengalami peningkatan metabolisme untuk mempertahankan suhu agar tetap stabil. 
  • Untuk itu tubuh harus lebih banyak mengeluarkan keringat agar menurunkan suhu tubuh. 
  • Aktivitas ini membutuhkan energi yang dihasilkan dari peristiwa oksidasi dengan menggunakan oksigen sehingga akan dibutuhkan oksigen yang lebih banyak untuk meningkatkan frekwensi



Posisi tubuh

  • Frekuensi pernapasan meningkat saat berjalan atau berlari dibandingkan posisi diam. frekuensi pernapasan posisi berdiri lebih cepat dibandingkan posisi duduk. 
  • Frekuensi pernapasan posisi tidur terlentar lebih cepat dibandingkan posisi tengkurap



Aktivitas

  • Semakin tinggi aktivitas, maka frekuensi pernapasan akan semakin cepat

Jadi 
  • Bertambahnya umur seseorang mengakibatkan frekuensi respirasi menjadi semakin lambat.
  • Pada usia lanjut, energi yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan pada saat usia pertumbuhan, sehingga oksigen yang diperlukan relatif lebih sedikit.
  • Pada umumnya, laki-laki lebih banyak membutuhkan energi, sehingga memerlukan oksigen yang lebih banyak.
  • Frekuensi pernapasan laki-laki > perempua
  • Pernapasan manusia dapat dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin.
  • Kedua hal tersebut mempengaruhi langsung terhadap tingkat aktivitas manusia.
  • Aktivitas bayi dengan anak-anak jelas berbeda apalagi dengan orang tua. perbedaan aktivitas inilah yang nantinya mempengaruhi cepat tidaknya pernapasan
  • memang frekuensi pernafasan manusia itu dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin.
  • namun masih banyak faktor2 lain yang lebih dominan mempengaruhi frekuensi pernapasan yaitu.
  1. Emosi seseorang
  2. Perasaan seseorang
  3. Kejiwaan seseorang.
  4. Energi dan Aura seseorang
  5. Latihan dan kebatinan seseorang
  6. dll
PEMERIKSAAN FREKWENSI PERNAPASAN
  • Seseorang dikatakan bernapas bila menghirup oksigen (O2) dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) melalui sistim pernapasan.
  • Bernapas dapat dalam dan dapat pula dangkal.
  • Pernapasan yang dalam akan mempunyai volume udara yang besar, baik pada waktu tarik napas/ inspirasi/ inhalasi atau pada waktu mengeluarkan napas/ ekspirasi/ekshalasi.
  • Sedangkan pada pernapasan dangkal maka volume udara akan mengecil.
LOKASI
INSPIRASI
EKSPIRASI
DiafragmaKontraksi(tampak datar)Relaksasi(melengkung keatas)
Tulang iga (costae)bergerak keatas & keluarbergerak kebawah&kedalam
Tulang dadaBergerak keluarBergerak kedalam
Rongga dadamembesarmengecil
Paru-parumengembangmengempis


Frekuensi napas normal tergantung umur :
  • Usia baru lahir sekitar 35 – 50 x/menit
  • Usia <>
  • Usia 2-12 tahun 18 – 26 x/menit
  • Dewasa 16 – 20 x/menit.
  1. Takhipnea :Bila pada dewasa pernapasan lebih dari 24 x/menit
  2. Bradipnea : Bila kurang dari 10 x/menit disebut
  3. Apnea : Bila tidak bernapas .


Persiapan alat
  1. Alat pengukur waktu (jam, stopwatch)
  2. Buku pencatat
  3. Alat pencatat (pensil, pena)

Persiapan pasien
  1. Jelaskan pentingnya pemeriksaan frekuensi napas
  2. Posisi pasien berbaring, kecuali dalam kondisi tertentu.

Cara pemeriksaan
  1. Tempatkan satu telapak tangan pasien diatas dada
  2. Rasakan gerakan napas dengan memegang tangan pasien atau dengan melihat gerakan dada/ tangan yang naik turun.
  3. Gerakan naik (inhalasi) dan turun (ekshalasi) dihitung 1 frekuensi napas
  4. Hitung frekuensi napas selama satu menit
  5. Informasikan hasil pemeriksaan dan catat pada status

Mekanisme Pernapasan

Mekanisme Pernapasan

Related image

Pernapasan manusia dibedakan atas pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada dan pernapasan perut terjadi melalui fase inspirasi dan ekspirasi.

1. Mekanisme Pernapasan Dada 
1. Fase Inspirasi pernapasan dada
Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi --> tulang rusuk terangkat (posisi datar) --> Paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara luar masuk ke paru-paru

2. Fase ekspirasi pernapasan dada 
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut adalah sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk relaksasi --> tulang rusuk menurun --> paru-paru menyusut --> tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

2. Mekanisme Pernapasan Perut 
1. Fase inspirasi pernapasan perut
Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi --> posisi dari melengkung menjadi mendatar --> paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara masuk

2. Fase ekspirasi pernapasan perut 
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
otot diafraghma relaksasi --> posisi dari mendatar kembali melengkung --> paru-paru mengempis --> tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru


Udara Pernapasan

Oksigen yang masuk dan keluar melalui alat-alat pernapasan disebut udara pernapasan. Udara pernapasan pada manusia dibedakan menjadi enam macam, yaitu:

1. Udara pernapasan biasa (volume tidal) --> VT 
Merupakan udara yang masuk dan keluar paru-paru pada saat pernapasan biasa. Volume udara yang masuk dan keluar sebanyak 500 ml

2. Udara cadangan inspirasi (udara komplementer) --> UK 
Merupakan udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru secara maksimal, setelah melakukan inspirasi normal. Besarnya udara komplementer adalah 2500 - 3000 ml

3. Udara cadangan ekspirasi (udara suplementer) --> US
 
Merupakan udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru-paru secara maksimal setelah melakukan ekspirasi biasa. Besarnya udara suplementer adalah 1250 - 1300 ml

4. Udara residu --> UR 
merupakan udara yang tersisa di dalam paru-paru, yang berfungsi untuk menjaga agar paru-paru tetap dalam keadaan mengembang. besarnya udara residu adalah 1200 ml. 
 
Volume Udara Pernapasan

Volume udara pernapasan berkisar 500 - 3500 ml. Dari 500 ml udara yang dihirup, hanya 350 ml yang sampai di alveolus, sisanya hanya sampai saluran pernapasan. Jumlah oksigen yang diperlukan sehari untuk tiap individu sebesar 300 cc.

Kapasitas Paru-paru


1. Kapasitas vital --> KV 
Merupakan kemampuan paru-paru mengeluarkan udara secara maksimal setelah melakukan inspirasi secara maksimal.

Kapasitas paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: 
KV = VT + UK + US
Berdasarkan rumus di atas kapasitas vital paru-paru adalah sebesar 4750 ml 

2. Kapasitas total --> KT
 
Merupakan udara yang dapat tertampung secara maksimal di paru-paru secara keseluruhan.

Kapasitas total paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:
KT = KV + UR 
Berdasarkan rumus di atas dapat dihitung kapasitas total paru-paru adalah sebesar 5800 ml

Alat Optik Teleskop

TELESKOP              Teropong atau teleskop adalah sebuah alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang jauh sehingga tampak lebi...